Pembelajar Mandiri

(21 customer reviews)

Rp250,000.00

Tema “Menyiapkan Pembelajar Mandiri” berisi wawasan dan petunjuk praktis bagi orangtua untuk mengembangkan kapasitas adaptif bagi anak untuk menjadi pembelajar mandiri (self-directed learner). Kapasitas ini sangat penting agar anak mampu belajar pengetahuan dan keterampilan baru yang berkembang cepat.

Kelas Online ini akan membahas kerangka kerja (framework) pembelajar mandiri, membangun budaya belajar (learning culture), belajar keterampilan belajar (learning skills), belajar manajemen personal (self learning).

Kelas Dibuka

Category:

21 reviews for Pembelajar Mandiri

  1. Nur Aisyah

    Saya jadi banyak belajar di kelas2 Rumah Inspirasi termasuk kelas Pembelajar Mandiri.

    Bagaimana pentingnya menyiapkan anak-anak sejak dini yang bisa terbangun kemandiriannya dengan cara pelan-pelan membangun budaya belajar di dalam keluarga. Perlu dibangun selapis demi selapis, karena memang tidak bisa instan.

    Dan juga pentingnya membangun kempuan survival di tengah perubahan yang sangat cepat. Dan sebagai orangtua perlu memberi contoh sebagai pembelajar sepanjang hayat.

    Kelas yang sangat recommended bagi para orangtua yang ingin anaknya lebih survival di zamanya. Apalagi materi belajar tersedia sangat lengkap denga berbagai cara belajar seperti video, ebook, podcast dan aneka printables yang bikin gemes ☺️

    Terima kasih Rumah Inspirasi

  2. Nely nur wildianti

    Ikut kelas Pembelajar mandiri, membuat saya (pribadi) kembali merenungkan apa sebenarnya definisi dari “belajar” apa itu “pembelajar” mengapa harus menjadi “pembelajar mandiri?”.
    Golden mommennya pas di kalimat “longlife learning” atau pembelajar sepanjang hayat, yang dijadikan dasar spirit bagi kita para keluarga pembelajar.
    Setiap bahasannya, selalu ada tips-tips yang bisa kita jalani bersama keluarga. Jadi sebelum mendidik anak kita menjadi pembelajar mandiri, sudahkah kita sendiri (sebagai ortu) menjadi “pembelajar mandiri?”

  3. Ardian Puri Hastuti

    Golden Moment Webinar Pembelajar Mandiri: “Inisiatif itu sangat dekat dengan kesalahan. Untuk membutuhkannya, berikan anak ruang untuk mencoba.”

  4. Rizky Amalia

    Golden moment buatku adalah kalimat “Mulai aja!”
    Bahwa hidup tidak ada yang sempurna. Hiduplah pada saat ini dan fokuslah pada apa yang bisa kita kontrol.
    Penyemangatku yg sering merasa overwhelmed.

  5. Endah

    Terima Kasih Rumah Inspirasi…
    Pembelajar mandiri merupakan proses yg klo boleh dibilang seumur hidup.
    Tidak terpaku usia, tidak ada kata terlambat.
    Dan yang lebih penting lagi pondasinya dimulai dari rumah.
    Golden momennya ketika waktu kruntelan yang notabene biasa kami lakukan.
    Mungkin review progres harian bisa kami selipkan juga nantinya. Terima kasih

  6. Sintha

    Golden moment nya ketika disampaikan ortu harus mendampingi di awal2 atau kapan pun anak memerlukan serta ada komunikasi yang lancar.
    Padahal saat2 ini saya juga harus membagi waktu dan perhatian saya kepada ortu saya atau pekerjaan domestik. Semoga saya lebih bisa mengatur waktu dan diri saya sehingga bisa jadi contoh untuk anak2 dan yang lainnya aamiin

  7. Ayu Niarty Masyita

    Setelah saya mengikuti kelas “pembelajar mandiri”, semuanya bikin saya terpenga-ngah dan akhirnya saya merenung. Ternyata pembelajar mandiri itu seperti rumus fisika yg berbanding lurus dg kesabaran. Ketika saya menginginkan kemandirian hadir dalam diri anak2 saya, seharusnya saya memberikan ruang kesabaran yg luas juga untuk diri saya sendiri. Karna pembelajar mandiri adalah rangkaian proses dan setiap rangkaian itu harus ada kesabaran yg menyertainya..
    Terimakasih mas Aar n mbak Lala yg udah bikin saya terus melek dan bangun..

  8. Rini Haris

    Saya sudah lama mengikuti rumah inspirasi dan kali ini memberanikan diri utk mau “belajar”. Karena saya mgkn termasuk org yg tidak mampu memilih informasi yg penting diantara banyaknya informasi yg bertebaran saat ini. Sehingga mudah kehilangan fokus dan ambyar. Momen wow saya dalam mengikuti webinar ini, adalah ketika Mas Aar dan Mba Lala tidak menskip satu pun pertanyaan dari peserta webinar. Terima kasih banyak. Terasa sekali kalau sebenarnya, orangtua lah yg seharusnya belajar.

    Bismillah.. siap belajar lagi.

  9. mariana virda

    Golden moment saya setelah mengikuti webinar adalah :

    Saya menjadi tercerahkan dengan kemungkinan faktor penyebab kenapa anak saya yg pertama kurang berinisiatif untuk beraktivitas belajar. Setelah selesai online school pengennya hanya nonton tv & sepedaan. Berbeda dengan adiknya (4thn, 11bln) setiap hari sll nodong beraktivitas belajar (apapun, ya membaca, matematika, craft, dll)

    Selain mungkin krn faktor karakter yang berbeda. Faktor penyebab lainnya mungkin karena anak pertama sy lebih sering ‘disuapi’ (efek belajar di sekolah dgn metode konvensional). Jujur salah saya krn terlalu ‘memasrahkan’ urusan belajar pada sekolah & krg menstimulasi.

    Perlakuan berbeda memang mjd penyebabnya. Anak k2 saya yg blom pernah bersekolah sm sekali, sejak kecil beraktivitas belajar dgn saya. Saya sering diskusi & menawarkan apa yg ingin dia pelajari utk minggu dpn, yg kmdian akan sy siapkan materi2nya. Proses ini memberikan paparan stimulasi lebih, jika dibandingkan ke anak sulung. Jd wajar sj bila si sulung krg berinisiatif beraktivitas belajar krn tdk pernah diajak utk berinisiatif & mengetahui bhw “oh sy punya opsi aktivitas lho slain belajar di online school”

    Terima kasih sekali mas Aar & mba Lala share ilmu & inspirasinya.
    Terima kasih juga para peserta dgn semua pertanyaannya yg membukakan pikiran ternyata permasalahan qt sama hehe..
    3 jam webinar jadi ga kerasa

    *Semoga bisa dapet bukunya mas Yudhis (kebetulan namanya sama dgn anak saya). Amiin

  10. Nancy Dian

    Senang sekali kalo dengerin Mas Aar dan Mba Lala sharing ttg kehidupan HS terutama ttg “pembelajar mandiri”, mudah di mengerti dan dilaksanakan, ga yg terlalu Wah dan jauh dari jangkauan…semuanya Riil jadi kita sadar bahwa kita bisa menjadikan anak sebagai pembelajar mandiri
    Dari webbinar ini saya semakin sadar anak tidak bgtu saja jadi pembelajar mandiri, tapi kita hrs pupuk dr kecil..dan saya semakin semangat untuk “bertumbuh bersama anak” kata2ini memberikan semangat saya untuk jd lbh baik (tanpa beban) krn berproses bersama anak dan suami. Setiap sharing di kelas selalu membakar semangat dan menginspirasi..ga salah kalo namanya rumah inspirasi…
    Terus memberi inspirasi dengan hati yg tulus seperti ini.. Saya merasa dikuatkan dlm menjalani proses HS. Terimakasih

  11. Uti

    Kelas ini membuat saya throwback pada banyak moment di fase2 kehidupan saya yg sudah terlewati. Fase saat menjadi anak, bagaimana dulu saya menanggapi stimulus di sekitar saya dan respon orang tua saya dulu dg perilaku saya. Apalagi saya mengikuti kelas ini ditemani ibu saya. Penasaran bgt apakah ibuk juga berpikiran yg sama dg saya, tp nggak berani tanya.

    Lalu secara otomatis mengcompare dg fase saat menjadi orangtua yg merespon sikap anak2 saya dg stimulus yg mereka terima. Ahhhh banyak sekali yg harus diperbaiki, terutama dg kuncian “perbaiki komunikasi dg semua anggota keluarga”.

    Lalu kata2 dr mba lala yg paling mengena adalah Refleksi evaluasi bukanlah penghakiman, tapi mencari cara untuk menentukan langkah berikutnya.

    Trimakasih mba lala, mas aar. Teruslah menginspirasi dan menyemangati kami.

  12. Primasari Nurul

    Semua webinar di rumah inspirasi selalu membuat saya betah menyimak dari awal sampai akhir.

    Dalam tema pembelajar mandiri ini, yang menjadi Golden moment nya adalah kata ‘api’ dan ‘why’. Dimana kita harus memberikan kesempatan kepada anak untuk memiliki pengalaman sebanyak-banyaknya agar ketemu ‘api’ nya dalam belajar. Dan jangan pernah lupa dengan ‘why’ nya agar anak tahu alasan di balik segala sesuatu yg mereka lakukan, termasuk dalam belajar. Sehingga belajar bukan menjadi beban, tetapi menjadi suatu kebutuhan yang dapat dinikmati dalam setiap proses nya.

    Semangat selalu ya buat mas Aar dan mbak Lala dalam berbagi ilmu dan pengalamannya kepada kami.

  13. Ratna Syafariani

    Golden Moment yg sy dapat setelah mengikuti webinar adalah. Anak2 bisa mndapat ilmu dimana saja dari kehidupan nyata. Anak2 bisa survive sm hidup nya nanti dgn skill dan attitude mereka yg terbentuk lewat real life experience.

  14. adianti indrahastiani

    Setelah mengikuti webinar kemarin sore, saya semakin tersadarkan bahwa dalam proses belajar bukan kontennya yang penting namun adaptabilitas, dan karakter tersebut tidak muncul tiba-tiba, melainkan dibangun secara bertahap.
    Golden moment-nya kata-kata Mas Aar (maaf kalau tidak sama redaksinya), “Jangan jadikan anak sebagai investasi, berharap anak akan membalas jasa kita dll. Adalah tugas orangtua memastikan anak tumbuh dan berkembang optimal dan kelak menjadi insan yang mandiri dan berdaya.”
    Terimakasih Mas Aar, Mbak Lala, juga tim Rumah Inspirasi.

  15. JJ Moon

    Terima kasih untuk pencerahan dan semua kata-kata bijak yang memotivasi dan terus menumbuhkan asa dalam proses tumbuh kami sebagai orang tua seutuhnya.

    Menjadi orang tua menjadi lebih menyenangkan ketika kita punya semangat yang sama untuk menjadi pribadi pembelajar mandiri. Jadi tidak hanya anak kami saja yang tumbuh disini, tapi juga kami sebagai orang tua yang juga harus menjaga nyala api dalam hati dan pikiran kami agar menjadi pembelajar sejati.

    Hanya dengan motivasi dan semangat tentang kemandirian dan pemeliharaan terhadap rasa ingin tahu, ketekunan akan proses tumbuh dan berkembang inilah yang akan persemaian benih harapan di masa depan bagi anak-anak kita.

    Semangat para Bapak Ibu, semangat Kak Aar dan Lala. Terima kasih banyak~

  16. Yeny Setyowati

    Kelas webinar Pembelajar Mandiri menjadi sangat penting bagi orang tua baru yang ingin menumbuhkan kemandirian bagi putra putrinya. Ternyata kemandirian ada fase dan jenjangnya. Yang dibutuhkan oleh orang tua adalah kesabaran dan tidak henti untuk selalu belajar. Kelas ini seperti pengalaman yg dirangkum / sebuah buku navigasi yg diperlukan orang tua sebagai pedoman sebagai menjadi orang tua.

  17. sri yuliani

    Point Penting yang saya dapat menurut saya adalah.. bagaimana kit sebagai orang tua di harapkan agar supaya mampu dengan totalitas dan memaksimalkan segala sumberdaya yang dimiliki untuk mempersiapkan anak² agat mampu menjadi seseorang yang mandiri dan bertangung jawab, bukan untuk di jadikan sebuah tuntutan atas sebuah balas budi, tapi lebih kepada itu sbg kewajiban orang tua dalam memeberikan bekal yang maksimal untuk di masa depan baik untuk dunia maupun akhirat. Dan kalau hasilnya lebih dari expetasi itu artinya reward untuk kita. Namun jika belum mencapai, ya mungkin perlu proses yang lebih panjang lagi untuk dilakukan bersama. Itulah goal sesungguhnya yg harus kita tanamkan sedini mungkin ke anak² .

  18. Maria yunita anggen

    Mengikuti webinar Pembelajar Mandiri sangat bermanfaat sekali buat keluarga saya. Yang selama ini saya pikir saya membimbing anak saya belajar , ternyata membuat anak saya yang umur 6 tahun tergantung saya, menunggu di ajarin dan terkadang menunggu jawaban benar atau salah.

    Dengan mengikuti webinar Pembelajar Mandiri saya menjadi tau ternyata saya harus berusaha menahan diri untuk tidak memberikan jawaban karena anak saya suka manipulatif , saya harus belajar sabar menunggu dia belajar, membiarkan dia salah karena dari kesalahan itu dia akan belajar. Saya semakin mengerti nilai , peringkat tidak lah penting tapi proses lah yang membuat semuanya lebih berharga.

    Setelah webinar pun saya juga langsung berdiskusi dengan suami dan suami sangat setuju dengan konsep Pembelajar Mandiri , kami akan mulai berusaha menyiapkan waktu , tenaga , dan menjalani proses dengan suka cita sehingga anak2 kami lebih enjoy .

    Saya sangat berterima kasih kepada kak Aar dan Kak Lala di beri kesempatan mengikutin ini dan saya belajar banyak di webinar ini. Doakan kami semoga kami bisa tumbuh berkembang bersama mendidik anak2 kami dengan suka cita.

  19. Ety

    Tau kan ya rasanya jadi orangtua baru… Belum punya pengalaman, cari referensi pendidikan anak sana sini, kebanyakan searching jadi kena “badai” informasi, yang ujung-ujungnya cuma mengenyangkan diri dengan teori tapi masih bingung juga mau memulai dengan langkah yang seperti apa. Ketemu rumah inspirasi ini jadi bersyukur sekali rasanya, karena dapat arahan langsung step by step mendidik anak, tidak sekedar bicara homeschooling saja, jadi untuk ortu baru seperti saya, tiap materi sangat membantu sekali membuka wawasan saya akan sy arahkan seperti apa anak”, ditambah dengan Printable jurnal maupun aktifitas yg bisa dilakukan dengan anak menjadikan belajar di rumah inspirasi makin memudahkan sy untuk mengaplikasikan ilmu yg didapat… Terimakasih rumah inspirasi

  20. Ety

    Untuk orangtua “baru” seperti saya, materi pembelajar mandiri ini sangat bermanfaat untuk memandirikan diri saya terlebih dahulu agar bisa juga mengarahkan anak menjadi pembelajar mandiri pada masanya. Selama ini saya bingung harus memulai dengan cara seperti apa proses belajar anak, karena anak” sy masih balita, materi ini jadi semacam simple guide yang bisa diikuti dengan mudah oleh para orangtua “baru”… Terimakasih rumah inspirasi

  21. Isna

    Orang tua perlu belajar dan terus belajar untuk terus memperbaiki, cara mendidik anak utamanya mendidik mereka jadi pembelajar mandiri. Supaya bisa tegak di kakinya sendiri. Perbaiki visi keluarga, optimalkan kemampuan kita, dekatkan dengan bersamai mereka, tetap semangat dan jangan ragu untuk melangkah.

Add a review

Your email address will not be published. Required fields are marked *